Home / Nasional / Peserta Tax Amnesty Pajak Diwajibkan Lapor

Peserta Tax Amnesty Pajak Diwajibkan Lapor

Peserta Tax Amnesty Pajak Diwajibkan Lapor – Penduduk yang ikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty nyatanya tak usai waktu memperoleh surat dari kantor pajak. Pada beberapa peserta tax amnesty yang mengalihkan harta penambahan kedalam negeri jadi diberlakukan status harus lapor.

Hal semacam ini tertuang dalam Ketetapan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-03/PJ/2017 berkenaan Tata Langkah Pelaporan serta Pengawasan Harta Penambahan Dalam Rangka Pengampunan Pajak yang diambil detikFinance, Kamis (30/3/2017) .

Ketetapan itu yaitu turunan dari Undang-undang Pengampunan Pajak pasal 13. Dengan cara tehnis, harta penambahan itu disetorkan atau diarahkan semuanya ke rekening teristimewa.

Dalam 3 th. terhitung mulai sejak diterbitkannya surat info, jadi harta tak bisa dipindahkan ke luar negeri. Harus ada laporan dengan cara berkala.

Untuk penyampaian, laporan mesti diberi tanda tangan oleh peserta, pribadi atau tubuh ataupun penerima kuasa. Laporan juga mencantumkan harta penambahan serta di sampaikan oleh harus pajak atau kuasa berbentuk formulir kertas serta salinan digital.

Laporan diperuntukkan ke Kantor Service Pajak (KPP) tempat harus pajak tercatat dengan cara segera. Kabar harta penambahan yaitu per akhir th. buku sebelumnya th. laporan di sampaikan.

Tersebut batas saat laporan :

Orang Pribadi
Th. Pertama 31 Maret 2018
Th. Ke-2 31 Maret 2019
Th. Ketiga 31 Maret 2020

Tubuh
Th. Pertama 31 April 2018
Th. Ke-2 31 April 2019
Th. Ketiga 31 April 2020

Ditjen Pajak menginginkan penduduk sebagai peserta tax amnesty supaya prinsip menggerakkan peraturan yang berlaku.

About admin